Mobil Sport Tenaga Listrik Dahlan Iskan Habiskan Rp 1,8 Miliar

Jakarta - Mobil sport kuning Dahlan Iskan ikut mejeng di pameran mobil IIMS di Kemayoran, Jakarta Pusat. Biaya pembuatan mobil listrik ini mencapai Rp 1,8 miliar.

"Habisnya sekitar Rp 1,8 miliar, tapi ini kan belum dibuat secara massal jadi memang habisnya banyak. Tapi nanti kalau dibuat massal bisa lebih rendah biayanya," kata Kunto Wibisono dari bengkel mobil Kupu-kupu Malam kepada detikOto di IIMS Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (18/9/2009).


Kunto menjelaskan mekanisme yang ada di mobil sport ini sebenarnya mirip dengan mobil konvensional. Hanya bedanya bahan bakarnya saja yang menggunakan listrik.


"Prinsipnya seperti kita mengecas HP, tapi memang ada alat tertentu yang digunakan saat mengecas mobil ini," katanya.


Kunto mengatakan mobil ini telah dites dan bisa melaju dengan kecepatan 160 Km per jam. Mobil dengan pelat nomor bertuliskan 'Selo Electric Car' ini mampu menempuh jarak 250 kilometer setelah dicas penuh selama 4 jam.


"Kalau dihitung sangat murah biaya operasionalnya. Kalau disetarakan biayanya di bawah Rp 2.000 per liter kalau pakai listrik," katanya.



Redaksi: redaksi[at]detikoto.com

Informasi pemasangan iklan

hubungi : sales[at]detik.com


readmore »»  

Mobil Sport Tenaga Listrik Dahkan Iskan Habiskan Rp 1,8 Miliar

Jakarta - Mobil sport kuning Dahlan Iskan ikut mejeng di pameran mobil IIMS di Kemayoran, Jakarta Pusat. Biaya pembuatan mobil listrik ini mencapai Rp 1,8 miliar.

"Habisnya sekitar Rp 1,8 miliar, tapi ini kan belum dibuat secara massal jadi memang habisnya banyak. Tapi nanti kalau dibuat massal bisa lebih rendah biayanya," kata Kunto Wibisono dari bengkel mobil Kupu-kupu Malam kepada detikOto di IIMS Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (18/9/2009).


Kunto menjelaskan mekanisme yang ada di mobil sport ini sebenarnya mirip dengan mobil konvensional. Hanya bedanya bahan bakarnya saja yang menggunakan listrik.


"Prinsipnya seperti kita mengecas HP, tapi memang ada alat tertentu yang digunakan saat mengecas mobil ini," katanya.


Kunto mengatakan mobil ini telah dites dan bisa melaju dengan kecepatan 160 Km per jam. Mobil dengan pelat nomor bertuliskan 'Selo Electric Car' ini mampu menempuh jarak 250 kilometer setelah dicas penuh selama 4 jam.


"Kalau dihitung sangat murah biaya operasionalnya. Kalau disetarakan biayanya di bawah Rp 2.000 per liter kalau pakai listrik," katanya.



Redaksi: redaksi[at]detikoto.com

Informasi pemasangan iklan

hubungi : sales[at]detik.com


readmore »»  

Harga Wagon R GS Hanya Lebih Mahal Rp 200.000, Ini Alasannya

Jakarta - Mobil LCGC Karimun Wagon R GS resmi diluncurkan di kisaran Rp 105,9 juta. Jika ditelaah, sepertinya harga yang ditawarkan Suzuki terbilang cukup unik. Karena harga versi Wagon R GS ini hanya lebih mahal Rp 200.000, jika dibandingkan Karimun Wagon R versi Dilago.

Lalu apa alasannya nih Otolovers?


"Benar sekali harga yang kami tawarkan terbilang sangat murah, hanya memiliki perbedaan harga hingga Rp 200.000 dibandingkan Karimun Wagon R Dilago," Kata 4W Sales Marketing and DND Director PT SIS, Davy Tuilan, di IIMS 2014, Kamis (18/9/2014).


"Harga yang kami tawarkan ini sesuai dengan regulasi pemerintah. Kami kepentok dengan itu, makanya harga yang kami tawarkan saat ini hanya berbeda sedikit," tambahnya.


Meski demikian, hal ini tidak menjadi penghalang untuk bisa memperkenalkan Suzuki Karimun Wagon R GS di Indonesia.


"Tapi kami berpikir masyarakat Indonesia membutuhkan kendaraan yang stylish, dan terjangkau," tutupnya.



Redaksi: redaksi[at]detikoto.com

Informasi pemasangan iklan

hubungi : sales[at]detik.com


readmore »»  

Ford: Mobil Kami Kualitasnya Sama di Seluruh Dunia

Jakarta - Beberapa pabrikan mobil di Indonesia biasanya merilis mobil yang kadang spesifikasinya tidak sama dengan yang di luar negeri. Namun Ford memastikan kualitas mobil mereka bisa dibilang tidak ada bedanya dengan yang di luar negeri.

"Strategi kita tahun ini (IIMS 2014) yaitu berbasis One Ford," ujar Managing Director PT Ford Motor Indonesia Bagus Susanto, di IIMS 2014, Kamis (18/9/2014).


Dirinya menambahkan, strategi yang diterapkan kali ini diperuntukkan agar produk global dunia dari Ford lebih dikenal masyarakat Indonesia.


"Kami ingin mengimplimentasikan One Ford di Indonesia, dan Ford ingin menunjukkan bahwa setiap produk yang kita tawarkan itu merupakan global produk," kata Bagus.


"Seperti EcoSport yang kita tawarkan di Indonesia itu, sama seperti EcoSport yang ada di Brasil. Begitu juga dengan Ford Fiesta, yang kami tawarkan di Indonesia itu sama seperti yang ada di Eropa," tambahnya.


Dan pada ajang IIMS 2014, Ford memajang produk yang telah diperlihatkan di Indonesia. Seperti New Fiesta, All New Focus, All New EcoSport, Ford New Everest, dan All New Ranger.



Redaksi: redaksi[at]detikoto.com

Informasi pemasangan iklan

hubungi : sales[at]detik.com


readmore »»  

Mobil Sport Bertenaga Listrik Dahlan Iskan Ikut Mejeng di IIMS

Jakarta - Sebuah mobil sport kuning menjadi pusat perhatian pengunjung di pameran mobil IIMS. Mobil ini jadi menarik karena merupakan mobil sport listrik buatan anak bangsa.

"Butuh sekitar 7 bulan untuk pembuatannya dan mobil ini adalah milik Pak Dahlan Iskan," kata Kunto Wibisono dari bengkel mobil Kupu-kupu Malam kepada detikOto di IIMS Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (18/9/2009).


Kunto mengatakan Dahlan memang memesan dua mobil ke bengkelnya. Dan mobil sport kuning ini adalah salah satunya. "Kita hadir disini sebagai edukasi soal mobil listrik di Indonesia," katanya.


Kunto mengatakan mobil ini telah dites dan bisa melaju dengan kecepatan 160 Km per jam. Mobil dengan pelat nomor bertuliskan 'Selo Electric Car' ini mampu menempuh jarak 250 kilometer setelah dicas penuh selama 4 jam.


"Kalau dihitung sangat murah biaya operasionalnya. Kalau disetarakan biayanya di bawah Rp 2.000 per liter kalau pakai listrik," katanya.


Kunto mengaku benkelnya sudah mendapatkan banyak pesanan pembuatan mobil listrik. Namun pemenuhan pesanan itu masih terkendala legalitas kendaraan itu.


"Kita berharap legalitas mobil ini bisa segera digunakan secara luas," katanya.


Saat ditanya berapa harga mobil ini, Kunto mengatakan belum bisa menyebutkan secara pasti biayanya.


"Ini kan baru dibuat satu buah bukan secara massal sehingga ongkos prosuksinya pasti lebih mahal," katanya.


Untuk melihat mobil ini, memang agak sulit, karena tidak ditempatkan di Hall utama JI Expo. Mobil ini diletakkan di booth semi permanen di bagian luar. Meski begitu, banyak pengunjung IIMS yang melihat-lihat mobil ini.



Redaksi: redaksi[at]detikoto.com

Informasi pemasangan iklan

hubungi : sales[at]detik.com


readmore »»  

MINI Beri Sentuhan Personal Pada All New MINI

Jakarta - Pabrikan asal Inggris yang kini berada di bawah payung BMW, MINI, meluncurkan New MINI yang berkonsep MINI Design Line. Produk ini dimaksudkan sebagai wujud sentuhan personal bagi pecinta mobil mungil itu. Selain desain yang disempurnakan, fungsionalitas mobil juga dimaksimalkan.

"New MINI hadir dengan performa tinggi, disempurnakan dalam banyak hal," tutur Karen Lim, Presiden Direktur BMW Group Indonesia, di sela-sela peluncuran New MINI di arena IIMS 2014, JIEXPO, Kemayoran, Jakarta, Kamis (18/09/2014).


Dengan penyempurnaan itu, Karen melanjutkan, maka penggemar MINI Indonesia dapat menyempurnakan desain dan beragam fitur yang ada pada mobil MINI.


"Artinya, mobil itu bisa disesuaikan dengan selera individu," ucapnya.


Namun New MINI Design Lines itu sejatinya sama dengan MINI generasi ketiga. Hanya, telah diperbarui di berbagai aspek. Aksesorisnya didesain ulang baik pada eksterior maupun interiornya.


"Fiitur-fitur klasik yang sangat digemari masih ada, termasuk grafis atap, penutup kaca spion luar dan lampu tambahan," Karen menjelaskan.


Ada tiga konsep MINI Design Lines, Vivid Green, Speedwell Blue, dan John Cooper Works Pro. Vivid Green adalah penambahan aksesoris tampilan berjiwa muda dengan strip hijau mencolok berlatar belakang hitam.


Adapun Speedwell Blue adalah penambahan sentuhan sporty dan klasik. Sentuhan ini ditandai warna merah, putih, dan biru khas Union Jack. Kombinasi warna itu dipadu nuansa coklat. Sedangkan konsep John Cooper Works diwujudkan dalam bendera kotak-kotak paduan warna hitam, merah, dan abu-abu.



Redaksi: redaksi[at]detikoto.com

Informasi pemasangan iklan

hubungi : sales[at]detik.com


readmore »»  

Modelnya Beda, Wagon R Biasa Tidak Bisa Dimodif Jadi Wagon R GS

Jakarta - Mobil Low Cost and Green Car (LCGC) versi tertinggi Suzuki Karimun Wagon R GS resmi diliris. Dan Suzuki memastikan model Karimun Wagon R seperti GA, GL, GX, Dilago, tidak bisa dimodifikasi seperti Karimun Wagon R GS.

"Untuk Karimun Wagon R versi GA, GL, GX dan Dilago bisa dipastikan tidak bisa dimodifikasi seperti GS," ujar 4W Sales Marketing & DND Director, Davy Tuilan, di IIMS 2014, Kamis (18/9/2014).


Hal ini bukan tanpa alasan, karena Suzuki Wagon R GS memiliki engine hood yang berbeda dibandingkan model karimun lainnya.


"Karimun Wagon R sekarang diganti GS, tidak bisa karena engine hoodnya berbeda, dudukannya tidak sama seperti model Karimun Wagon lainnya," tambahnya.


Nah buat Otolovers yang benar-benar menyukai Wagon Karimun Wagon R GS, kini sudah bisa melakukan pemesanan lho. Dan Karimun Wagon R kini dibanderol Rp 105,9 juta, meski harga yang ditawarkan ini masih bisa berubah.



Redaksi: redaksi[at]detikoto.com

Informasi pemasangan iklan

hubungi : sales[at]detik.com


readmore »»