Ini 4 Mobil Karya ITS

Surabaya - Institut Teknologi 10 November Surabaya (ITS) akan unjuk gigi sekaligus mencoba performace 4 mobil hasil karya mahasiswanya dengan menjalani tes jalan ± 700 km.

Keempat mobil yang akan menjalani tes yakni, Empat mobil yang akan mengikuti Tour de Java Mobil Listrik Nasional (Molina), Ezzy 1, Ezzy 2 (mobil listrik), 1 mobil tenaga surya dan Lowo Ireng.



readmore »»  

Harga Mobil Bekas di Surabaya Tak Terpengaruh Mobil Murah

Surabaya - Low Car Green Car(LCGC) mulai membanjir pasar otomotif di Indonesia. Namun, kehadiran mobil murah tersebut tak mempengaruhi pangsa pasar mobil bekas.

"Pada dasarnya, saya tidak melihat dampak langsung LCGC terhadap Used Car," ujar Wiemia, Chief Marketing & Sales Officer Astra Credit Companies (ACC) kepada wartawan di acara launching Sentra Mobil Bekas ACC di BG Junction, Surabaya, Jumat (25/4/2014).


Ia menerangkan, sejak 5 tahun terkahir, pangsa mobil bekas mengalami peningkatan. Menurutnya, meski mobil murah hadir, dinilai tidak

berpengaruh terhadap mobil bekas, karena consumen memiliki alasan psikologi lainnya.


"Tapi nyatanya masyarakat Indonesia masih membutuhkan mobil yang berbeda-beda," terangnya.


Sementara itu, GM Sales Used Car ACC Denny Santoso menerangkan, selama 2013 secara nasional sekitar 80.000 unit dengan nilai transaksi penjualan used car melalui ACC ssekitar Rp 26 triliun.


Sedangkan pada kuartal I di 2014 ini sudah terjual mobil bekas sebanyak 18.855 unit dengan nilai Rp 1,9 triliun. Sedangkan untuk

Surabaya menyumbangkan sebanyak 834 unit used car dengan nilai transaksi sekitar Rp 84 miliar.


"Terbanyak mobil seperti Avanza, Zenia yang second marketnya masih kuat." kata Denny.


Untuk menjaga pangsa pasar mobil bekas di tetap terjaga di ACC, diantaranya menelorkan program Sentra Mobil Bekas di BG Junction

Surabaya.


"Kiat sederhana kita yakni memberikan pelayanan dan kualitas yang terbaik. Harapan kita, dealer-dealer dan show room etos kerjanya sama baik," ujarnya.


"Dan kita berbeda dengan perusahaan lain. Kita tidak hanya menyediakan stock mobil saja, tapi juga disupport oleh terutama Garda Center," tandasnya sambil menambahkan, untuk target 2014 diperkirakan sama dengan tahun sebelumnya.


"Dengan kehadiran Sentra Mobil Bekas ACC di Surabaya, diharapkan mencapai 100 unit per bulan," jelasnya.



readmore »»  

Bedah Honda City Model Terbaru

Jakarta - Untuk para pecinta sedan, Honda hari ini memperlihatkan wajah baru dari Honda City. Berbagai perubahan telah dilakukan Honda untuk membuat lebih ini jadi lebih stylish dan aman serta memiliki segudang teknologi terkini.

Honda City pertama kali diperkenalkan di Indonesia sejak tahun 1996 dan terus mendapatkan sambutan baik dari konsumen. Secara total, Honda City telah mencapai penjualan sebesar 64.034 unit dari tahun tahun 1996 hingga saat ini.


“All New Honda City dipersembahkan untuk para ‘Rising Star’, yaitu pribadi dinamis dan berprestasi yang selalu ingin menjadi yang terdepan serta memilih segala sesuatu yang terbaik sesuai dengan kepribadian mereka," kata Marketing & After Sales Service Director PT Honda Prospect Motor Jonfis Fandy.


"Kami yakin dengan berbagai keunggulan yang ditawarkannya, All New Honda City akan diterima dengan baik oleh konsumen di Indonesia serta melanjutkan nama besar dari model ini di Indonesia,” lugasnya.


All New Honda City dijual mulai dari harga Rp. 277 juta untuk tipe S manual, Rp. 287 juta untuk tipe S CVT, Rp. 290 juta untuk tipe E manual, Rp. 301 juta untuk tipe E CVT, dan Rp. 321 juta untuk tipe ES. Harga yang tertera adalah harga untuk on the road wilayah Jabodetabek dan juga BBN Mobil Pertama.


Untuk memberikan nilai lebih bagi konsumen, juga tersedia aksesoris Modulo. All New Honda City memberikan keleluasaan bagi konsumen untuk memilih aksesoris Modulo sesuai dengan selera, untuk tampilan yang semakin sporty. Aksesoris Modulo bisa didapatkan di seluruh dealer resmi Honda di Indonesia dan dapat dibeli terpisah.


Yuk kita lihat apa saja perubahan di mobil ini.



readmore »»  

Panca, Nama untuk MPV Murah Datsun di Indonesia?

Jakarta - Bulan depan, Datsun akan meluncurkan MPV (Multi Purpose Vehicle) murahnya yang ikut dalam program Low Cost and Green Car (LCGC). Karena namanya harus berbau Indonesia, maka Datsun tidak bisa menggunakan nama GO+ untuk MPV seharga Rp 100 jutanya itu.

Kabar mencuat, nama MPV murah Datsun untuk pasar otomotif nasional ini adalah Panca. Jika didengar, memang nama itu begitu Indonesia dan memiliki arti 5 dalam bahasa sansakerta.


Ketika rumor itu ditelusuri, seorang sumber di Datsun Indonesia, tidak menepisnya. Tapi menurutnya, ada beberapa pemilihan nama yang salah satunya adalah Panca.


"Masih simpang siur dengernya. Ada beberapa nama katanya, tapi belum bisa diinformasikan masih tertutup rapat," ujar sumber itu kepada detikOto.


Lanjut sumber itu, pemilihan nama pastinya belum diputuskan. Mungkin nanti mendekati waktu peluncuran sudah bisa diketahui namanya.


"Tunggu saja, benar-benar belum bisa diinformasikan lebih dalam," timpalnya.



readmore »»  

Intip Canggihnya Yamaha R15

Jakarta - Setelah lama dinanti, Yamaha akhirnya resmi melahirkan motor full fairing Yamaha YZF-R15 di Indonesia. Kalau sudah begitu, mari kita bedah bersama motor yang dijual dengan harga Rp 28 juta ini.

Yamaha dalam beberapa tahun terakhir memang dikenal sebagai jagoan di segmen motor sport di Indonesia. Raksasa Jepang ini pun ingin predikat tersebut tetap mereka pegang, salah satu amunisi andalannya adalah Yamaha YZF-R15.


Setelah dipersiapkan selama dua tahun, motor ini akhirnya resmi dimasukkan ke Indonesia. Menurut Yamaha, R15 spesial karena merupakan yang termuda dari R-Series family.


Sebagai bagian dari keluarga tersebut bersama R15, R25, R6, R1 pun memiliki R-DNA yang meliputi lima hal penting yakni mass forward (distribusi bobot ke depan), sharp & hight tail (bodi belakang runcing & tinggi), dual furious headlight (lampu depan ganda), aerodynamic body (desain bodi aerodinamis), muscular look (tampil kokoh).


Mereka mengklaim kalau keunggulan produk ini ada pada desain, handling dan performa untuk berkendara harian dimana balance power (kencang), fuel consumption (irit) dan durability (DiASil Cylinder dan forged piston) dipadu bersama untuk menggoda konsumen pria usia 17-25 tahun dengan tingkat ekonomi kelas menengah.


Tidak perlu berlama-lama, mari kita bedah motor ini.



readmore »»  

KIA: Picanto Versi Murah? Sebentar Lagi

Jakarta - Kehadiran mobil-mobil mungil yang ikut dalam program Low Cost and Green Car (LCGC) seolah merusak tatanan pasar city car yang sebelumnya ada. Untuk melawan mobil-mobil murah ini, KIA pun dikabarkan akan mengeluarkan city car anyar dengan harga yang bisa bersaing dengan mobil murah. Kapankah?

Mobil tersebut adalah Picanto Morning yang merupakan versi Picanto bermesin 1.000 cc, berbeda dengan Picanto yang ada saat ini yang menggendong mesin 1.200 cc.


Dengan mobil ini, KIA sepertinya ingin memperlebar pasar mereka namun tidak dengan menjadikannya sebagai mobil LCGC (Low Cost and Green Car).


"Sebentar lagi," kata Marketing Communication Manager KMI Ridjal Mulyadi ketika ditanya kapan Picanto Morning akan diluncurkan.


Ada kabar yang beredar kalau model ini akan lahir di Mei mendatang. Namun Ridzal tidak mau berkomentar. "Sebentar lagi, nanti saja tunggu. Yang pasti sebentar lagi," elaknya.


Namun, Ridzal menolak kalau Picanto Morning nanti dikatakan sebagai lawan bagi mobil-mobil LCGC seperti Toyota Agya, Daihatsu Ayla dan Suzuki Karimun Wagon R meski harga Picanto Morning kemungkinan akan setara dengan mobil-mobil LCGC tadi.


"Kita kan CBU. Lagi pula mesin kita sudah CVVT, sudah lebih maju dibanding mobil LCGC," lugasnya.



readmore »»  

Asuransi Mobil LCGC Tidak Mengganti Kerusakan Akibat Bencana Alam

Jakarta - Asuransi Astra memberikan rate minimum untuk kendaraan Low Cost and Green Car (LCGC). Sehingga mobil LCGC tidak diganti kerusakannya jika rusak karena bencana alam.

Namun pihak asuransi bisa saja memberikan perlindungan bencana alam asalkan konsumen memilih untuk menggunakan rate maksimum.


"Untuk LCGC kami hanya mengeset (memilih) untuk batas minimum (premi rendah-red). Tanpa ada perlindungan seperti kategori lain di atasnya (kendaraan di luar LCGC-Red). Karena untuk kategori lainnya banjir, gempa, kami akan lindungi tanpa ada biaya tambahan," ujar CEO Asuransi Astra, Santosa, di Jakarta.


Sehingga dirinya menjelaskan untuk 3 wilayah yang di bagi OJK, Asuransi Astra melalui Garda Oto akan tetap menggunakan premi minimum.


"Aturan yang diatur Otoritas Jasa Keuangan (OJK) itu membatasi minimumnya. Dan memberikan maksimum untuk standar service. Artinya hanya asuransi dalam instrumen keuangan. Tapi kami diperkenankan untuk memberikan harga di atas maksimum. Sejauh kita menjelaskan kepada OJK dengan produk yang sudah ada (penambahan layanan-Red)," tambahnya.


Sebelumnya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengatur tarif atau premi asuransi kendaraan di Indonesia berdasarkan 3 wilayah. Wilayah pertama Pulau Sumatera, wilayah kedua meliputi Jawa Barat, Jakarta dan Banten dan wilayah ketiga di luar daerah tersebut.


Namun keputusan terbaru OJK dinilai tidak menjadi permasalahan besar untuk Asuransi Astra. Meski ada perubahan tarif asuransi ini, Santosa menjelaskan tarif premi Garda Oto tidak mengalami perubahan.


"Masalah harga? OJK sekarang kan ada rate harga minimum, tapi dari dulu kita tidak pernah berkompetisi di harga. Karena segmen kami ialah untuk segmen menengah keatas yang sadar akan pentingnya layanan," kata Santosa.


"Sehingga dengan OJK rate (harga premi baru-Red) kita tidak berubah. Justru kompetitor yang ratenya sangat murah, mereka kini menaikan ke rate minimum yang ditentukan OJK," tambahnya.


Dan hal ini juga yang membuat Asuransi Astra (Garda Oto), tidak terlalu besar mengubah harga rate yang ditawarkan kepada pelanggan asuransi mereka.


"Sehingga harga rate kita sebelum ada OJK (aturan rate minimum baru-Red) dan sesudah ada, perbandingan harganya tidak terlalu besar. Dan tingkat layanan kita akan tambah terus, dari sisi kompetisi harusnya saat ini kita jauh lebih kompetitif (dibandingkan dengan asuransi lainnya-Red)," katanya.


Merek-merek mobil yang menggunakan jasa Asuransi Astra adalah seperti Toyota, dan Daihatsu.


"Memang mayoritas pangsa pasar (saat ini-Red) produk-produk Astra cukup besar. Seperti diketahui Toyota berhasil mengambil market share (penjualan-Red) di atas 36 persen, Daihatsu mendekati 20 persen atau produk Astra bisa mencapai 50 persen. Sehingga mayoritas pelanggan kita memang dari mobil-mobil keluaran Astra walaupun kita tidak menutup kemungkinan memiliki pelanggan di luar astra," tutupnya.



readmore »»